BANGGA BUATAN INDONESIA – Obat Modern Asli Indonesia (OMAI), merupakan obat-obatan herbal modern yang berbahan baku biodiversitas asli Indonesia berstandar OHT dan Fitofarmaka, dikembangkan dan ditemukan menggunakan prinsip farmakologi modern dan dirancang sesuai standar internasional.

Obat Herbal Terstandarisasi (OHT) adalah obat tradisional yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah melalui tahapan uji praklinis (pada hewan) dan telah distandarisasi. Obat yang sudah OHT penandaan berupa logo jari-jari daun (ada 3) dengan tulisan Obat Herbal Terstandar

Fitofarmaka adalah adalah obat yang telah dibuktikan keamanan dan khasiatnya secara ilmiah, melalui tahapan uji praklinik (pada hewan) dan uji klinik (pada manusia), dan telah distandarisasi. Obat yang sudah fitofarmaka memiliki penandaan berupa logo jari-jari daun membentuk bintang yang terletak dalam lingkaran dengan tulisan fitofarmaka.

Obat Modern Asli indonesia di proses melalui penelitian secara modern. Contohnya: dengan menggunakan pharmacological technique dan molecular technique.

Pharmacological technique dan molecular technique berfokus pada studi dan riset obat, yang umumnya melibatkan manipulasi dan analisis DNA, RNA, protein, dan lipid. Bahan yang digunakan pada OMAI berbahan baku hewan dan tanaman.

Produksi OMAI menggencarkan biodiversitas tanaman lokal Indonesia juga hewan. Seluruh tanaman dan hewan melalui proses riset yang cukup panjang dan membutuhkan waktu lama bahkan hingga bertahun-tahun.

Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) boleh diresepkan oleh dokter.

“Tenaga kesehatan sebenarnya bisa memakai OMAI, istilah sekarang muncul Obat Modern Asli Indonesia, ada istilah yang masuk OMAI yaitu Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka. Jadi boleh nggak dipakai tenaga kesehatan dan masyarakat? Sangat boleh,” kata Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional Kementerian Kesehatan RI, Dr. dr. Ina Rosalina, Sp.A(K), M.Kes, MHKes dalam Webinar bertajuk “Hilirisasi Tanaman Obat Indonesia di Masa Tatanan Hidup Baru”

Selain itu, OMAI juga aman dikonsumsi bersamaan dengan obat konvensional yang diresepkan oleh dokter. dan beberapa OMAI juga ada yang aman untuk di konsumsi jangka pangkang.

“Misalnya yang kita kenal sekarang obat diabetes itu Inlacin, boleh nggak (dokter meresepkan)? Boleh,” kata dr. Ina.

Share This