Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto melihat produksi bahan farmasi di Dexa Site Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (21/2).

Kunjungan ini dilakukannya dalam rangka mendorong produksi Obat Modern Asli Indonesia (OMAI) untuk mampu mengurangi ketergantungan obat dari Tiongkok setelah virus Corona mewabah.

“Obat modern asli Indonesia (OMAI) ini manfaatnya sangat besar dan sangat baik. Sedangkan efek sampingnya sangat kecil, bahkan hampir tereliminir. Jadi menurut saya ini potensi pasar luar biasa,” kata Dr. Terawan.

Pada kesempatan ini, Terawan mengimbau masyarakat Indonesia untuk menggunakan OMAI yang diolah dari alam dalam negeri. Dia menginginkan penggunaan OMAI menggantikan obat-obat impor dari luar negeri.

Fakta itu penting, karena dengan penggunaan obat dengan bahan baku dari Indonesia, bisa menekan harga obat menjadi lebih terjangkau.

Selain itu, menurunkan tingkat ketergantungan akan impor dari negara lain.

“Untuk mencapai target mengurangi ketergantungan impor bahan baku dan alat kesehatan Kementerian Kesehatan akan melakukan percepatan dengan mendorong investasi bahan baku, produk obat, serta alat kesehatan,” Tambah Dr. Terawan.

Dr. Terawan mengapresiasi industri farmasi yang mendukung strategi pemerintah dalam mengurangi ketergantungan impor bahan baku obat dan alat kesehatan melalui riset dan hilirisasi.

Share This